TEKNIK MENGGAMBAR

  1. Teknik Karya Seni Rupa Modern/Kontemporer

Untuk membuat suatu karya seni rupa diperlukan teknik dan alat gambar, baik dengan cat air, pastel, cat minyak maupun teknik yang lain.

  •  Menggambar dengan cat air

Alat yang digunakan ; kuas bulu yang halus, cat air, mangkok air, palet pencampur warna, tisu, kertas gambar serap air.

Menggambar dengan cat air dengan memilih kertas yang dapat menyerap air secara baik (permukaan tidak licin). Awalilah dengan membuat sketsa tipis objek yang akan digambar, kemudian mulailah dengan memberi warna secara tipis terlebih dahulu.

Efek karakter air harus tetap terjaga, dari situlah kekhasannya. Kertas tisu sebagai sarana kontrol banyaknya air dan ketebalan warna pada kuas. Biasanya objek yang dipilih adalah pemandangan, benda, kehidupan sosial.

  •  Menggambar dengan cat minyak

Menggambar dengan cat minyak biasa disebut melukis. Media ini banyak dipilih oleh pera seniman profesional karena kekuatan bahan yang tahan lama dan kelenturan bahan untuk mengekspresikan diri sang seniman.

Peralatan yang digunakan berupa cat minyak, kanvas, penyangga kanvas, minyak cat, palet, kuas berbgai ukuran, serbet.

Pencampuran warna dapat dilakukan pada palet maupun di atas kanvas. Bagi yang pemula bisa menggunakan sketsa terlebih dahulu. Objeknya berupa potret, pemandangan, abstrak, kaligrafi.

  •  Menggambar dengan pastel

Kelebihan pastel terletak pada keunikan yang ditimbulkan, kemampuannya untuk dicampur dengan pewarna lain, sehingga hasil akhir objek yang digambar lebih hidup dan menimbulkan efek improvisasi pewarnaan yang dinamis. Peralatan yang digunakan berupa pastel yang berkualitas baik (pastel yang lunak dan efek warnanya pekat). Kertas yang dipilih memiliki permukaan yang agak kasar dan berwarna gelap.

Teknik menggambar dengan pastel dapat dilakukan dengan cara dipilin memutar atau dengan jalan menarik garis secara berualng-ulang. Pencampuran warnanya dilakukan dengan menimpa warna terdahulu dengan warna baru secara berulang-ulang sehingga efek warna yang diinginkan tercapai.

  •  Menggambar dengan pensil warna

Menggambar dengan pensil bukanlah memberi warna objek gambar secara rata, melainkan merupakan kemahiran menggunakan efek tebal tipis, dan permainan bayang-bayang. Peralatan yang digunakan sejumlah pensil warna yang berkualitas baik, kapas untuk mengaburkan warna yang terlalu pekat.

 Pergunakanlah warna hangat dan mencolok untuk gambar yang dekat dengan mata dan warna yang sejuk dan lembut untuk objek yang jauh dari mata penggambar. Hindarilah warna yang merata pada objek gambar,gunakan teknik arsir yang lembut dengan penekanan nuansa garis pada objek gambar yang dominan. Efek warna agar lebih hidup, gunakan kertas gambar dengan permukaan yang agak kasar dan buatlah sketsa terlebih dahulu.

  •  Menggambar dengan teknik semprot

Menggambar dengan teknik ini memerlukan kemahiran tersendiri dikarenakan warna yang keluarkan oleh alat penyemprot yang sukar dikendalikan. Teknik semprot terdapat pada pengaturan nozel, jarak semprot, dan bayangan.

Peralatan yang digunakan adalah pistol penyemprot, kompresor listrik, dan pewarna cair. Dalam penggunaan harus mampu mengendalikan semburan pewarna dengan jarak dan besaran nozel, dari tipis kemudian secara bertahap dilakukan secara berulang-ulang. Warna yang hangat digunakan pada gambar yang dekat dengan mata dan warna yang sejuk untuk objek yang jauh dari mata penggambar.

  •  Menggambar dengan spidol

Menggunakan spidol harus mempunyai kemahiran tersendiri karena efek warna yang dihasilkan cenderung homogen. Ada 2 macam spidol yaitu spidol pencampur air dan spidol pencampur tiner. Bentuk ujung spidol ada yang persegi dan meruncing. Mempunyai fungsi yang berbeda pula yaitu untuk yang persegi digunakn untuk memberi warna bidang secara merata, untuk yang runcing pekerjaan detail. Biasanya menggunakan kertas yang licin, tidak menyerap air, sehingga menimbulkan efek pada gambar dengan cara menimpanya dengan warna yang lebih muda.

  •  Menggambar dengan komputer

Peralatan menggambar pada komputer pada dasarnya terbagi menjadi 3 bagian yaitu hardware mampu gambar, software menggambar, hardware printer. Komputer harus memiliki RAM yang cukup, layar monitor yang mempunyai resolusi yang tinggi, dan harddisk yang cukup besar.